أربعين حديثا تتعلق بمبادئ جمعية نهضة العلماء لحضرة الشيخ محمد هاشم أشعري Empat puluh Hadits yang Berhubungan dengan Asas-asas Organisasi Nahdlatul Ulama oleh KH Muhammad Hasyim Asy’ari


أربعين حديثا تتعلق بمبادئ جمعية نهضة العلماء
لحضرة الشيخ محمد هاشم أشعري

Empat puluh Hadits yang Berhubungan dengan Asas-asas Organisasi Nahdlatul Ulama oleh KH Muhammad Hasyim Asy’ari

بسم الله الرحمن الرحيم
1-       الدين نصيحة، ثلاثا، قلنا : لمن  يا رسول الله ؟ قال : لله ولرسوله ولأئمة المسلمين وعامتهم. رواه مسلم.
Agama itu nasihat. Kami pun bertanya, “Untuk siapa (nasihat itu)?”. Beliau menjawab, “Nasihat itu adalah untuk Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, pemimpin kaum muslimin dan rakyatnya (kaum muslimin)”. [HR. Muslim]
2-       لا تبكوا على الدين إذا وليه أهله، وابكوا الدين إذا وليه غير أهله. رواه الطبرانى.
Janganlah menangisi agama ketika ia masih pegang oleh ahlinya, mengangislah ketika agama sudah dipegang oleh yang bukan ahlinya. (HR. Thobroni)
3-       بادروا بالأعمال الصالحة، فستكون فتن كقطع الليل المظلم، يصبح الرجل مؤمنا ويمسى كافرا، ويمسى مؤمنا ويصبح كافرا، يبيع دينه بعرض من الدنيا. رواه مسلم
Bersegeralah berbuat baik, karena amal sholih itu akan menjadi fitnah seperti malam yang gelap gulita. Di pagi hari laki-laki itu masih seorang mukmin, tapi di sore hari ia sudah menjadi orang kafir. Sore hari laki-laki itu masih mukmin, di pagi hari ia sudah menjadi kafir, ia menjual agamanya demi kemuliaan dunia. (HR. Muslim)
4-       اعملوا فكلٌ ميسرٌ لما خلق له. رواه الطبرانى.
"Beramallah kalian. Karena masing-masing akan dimudahkan kepada apa yang dia diciptakan untuknya." (HR. Bukhari dan Muslim)
5-       أحب الأعمال إلى الله أدومها وإن قل. متفق عليه.
Amal yang paling dicintai Allah pekerjaan yang dilakukan dengan terus menerus (istiqomah), meskipun sedikit. Muttafaqun ‘alaih.
6-       عليكم من الأعمال ما تطيقون، فوالله لا يمل الله حتى تملوا. رواه الترمذى.
Hendaknya kalian berbuat semampu kalian, karena sesungguhnya Allah tidak akan bosan sampai kalian bosan." HR. Bukhari.
7-       كل معروف صدقة، والدال على الخير كفاعله، والله يحب إغاثة الملهوف. رواه الدارقطنى وابن ابى الدنيا.
Setiap kebaikan itu sedekah, orang yang menunjukan kebaikan seperti orang yang melakukan kebaikan, Allah senang membantu orang-orang membutuhkan. (HR. Daruqutni dan Ibnu Abi Dunya)
8-       من رأى منكم منكرا فليغير بيده، فإن لم يستطع فبلسانه، فإن لم يستطع فبقلبه وذلك أضعف الإيمان. رواه مسلم.
Barangsiapa diantara kalian melihat kemunkaran, maka rubahlah dengan tangannya, jika tidak mampu maka dengan lisannya, jika tidak mampu maka dengan hatinya, dan hal ini merupakan iman yang paling lemah. (HR. Muslim)
9-       إن الله لا يعذب العامة بعمل الخاصة حتى يروا المنكر بين ظهرانيهم وهم قادرون على أن ينكروه فلاينكرون، فإذا فعلوا ذلك عذب الله العامة والخاصة. رواه البغوى في شرح السنة.
Sesungguhnya Allah tidak menyiksa semua orang akibat perbuatan sebagian orang, hingga mereka menyaksikan berbagai kemungkaran di hadapan mereka, mereka tidak mencegahnya padahal mereka mampu melalukan pencegahan itu, maka bila itu dilakukan, siksa Allah akan berlaku bagi semua orang”. HR. Al-Baghowi dalam kitab Syarhi al-Sunnah.
10-    عن أبى ذر رضي الله عنه قال: أوصاني خليلي صلى الله عليه وسلم بخصال الخير، أوصاني أن لا أخاف في الله لومة لائم، وأوصاني أن أقول الحق ولو كان مرا. رواه ابن حبان.
Dari Abi Dzar ra, dia berkata: Kekasihku (Muhammad saw) berpesan tentang pekerti yang baik, beliau berpesan agar aku tidak takut dikecam orang, beliau berpesan agar aku mengatakan kebenaran meskipun itu pahit. (HR. Ibn Hiban)
11-   ثلاث منجيات وثلاث مهلكات، فالمنجيات خشية الله في السر والعلانية، والحكم بالعدل في الرضا والغضب، والإقتصاد في الغنى والفقر، والمهلكات شح مطاع وهوى متبع و إعجاب المرء برأيه. رواه البزار.
Tiga hal ini bisa menyelamatkan, dan tiga lainnya mencelakakan. Hal-hal yang menyelamatkan yaitu: Takut kepada allah, baik ketika ada orang maupun sendirian. Memberi hukuman dengan adil, baik ketika senang maupun benci. Bersikap sederhana, baik ketika kaya maupun miskin. Dan hal-hal yang mencelakakan yaitu: sifat rakus yang ditaati, hawa nafsu yang diikuti, bangga dilihat orang. (HR. Al-Bazzar)
12-   كلكم راع وكلكم مسؤول عن رعيته، الإمام راع ومسؤول عن رعيته، والرجل راع في أهله وهو مسؤول عن رعيته، والمرأة راعية في بيت زوجها ومسؤولة عن رعيتها، والخادم راع في مال سيده ومسؤول عن رعيته. رواه البخارى.
Kalian semua adalah pemimpin dan masing-masing dari kalian akan dimintai pertanggung jawaban. Seorang kepala negara (organisasi) bertanggung jawab atas rakyatnya, dan ia akan dimintai pertanggung jawaban atas itu. Seorang suami bertanggung jawab atas keluarganya, dan ia akan dimintai pertanggung jawaban atas itu. Seorang istri bertanggung jawab atas rumah suaminya, dan akan dimintai pertanggung jawaban atas itu. Seorang pelayan bertanggung jawab terhadap harta tuannya, dan ia akan dimintai pertanggung jawaban atas itu.
13-    من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليقل خيرا أو ليصمت، ومن كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليكرم جاره، ومن كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليكرم ضيفه. رواه الشيخان.
Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaknya ia berkata baik atau diam. Dan Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaknya ia memuliakan tetangganya. Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaknya ia memuliakan tamunya. (HR. Bukhori dan Muslim)
14-   إن بين يدي الساعة كذابين فاحذروهم. رواه مسلم.
Sesungguhnya pada saat ini banyak para pendusta. Oleh karena itu, waspdalah terhadap mereka. (HR. Muslim)
15-   استعينوا على إنجاح الحوائج بالكتمان، فإن كل ذي نعمة محسود. رواه الطبرانى.
Tolonglah kesuksesan kebutuhan-kebutuhanmu dengan tidak menceritakannya kepada orang lain, karena setiap kenikmatan itu banyak yang iri. (HR. Thabrani)
16-   الراحمون يرحمهم الرحمن تبارك وتعالى، ارحموا من في الأرض يرحمكم من في السماء. رواه ابو داود.
Orang-orang yang penyayang itu disayangi Allah yang maha penyayang, maha pemberi berkah dan maha luhur. Sayangilah orang-orang yang di bumi, maka orang-orang yang di langit akan menyayangimu. (HR. Abu Daud)
17-   المسلم من سلم المسلمون من لسانه ويده، والمهاجر من هاجر ما نهى الله عنه. متفق عليه.
Orang muslim itu adalah orang yang menjamin keselamatan muslim lainnya dari lisan dan tangannya, orang yang berhijrah itu adalah orang yang berpindah dari sesuatu yang dilarang oleh Allah. (muttafaqun ‘alaih)
18-   إياكم والظن فإن الظن أكذب الحديث. رواه الشيخان
Takutlah akan prasangka, karena prasangka itu perkataan yang paling dusta. (HR. Bukhori Muslim)
19-   احترسوا من الناس بسوء الظن. رواه الطبرانى
Hindarilah berprasangka buruk kepada orang lain. (HR. Thabrani)
20-   يبصر أحدكم القذاة في عين أخيه، وينسى الجذاع في عينه. رواه ابن حبان.
Seseorang itu bisa melihat kotoran mata temannya, tapi dia tidak menyadari ketika ada kotoran di matanya sendiri. (HR. Ibnu Hiban)
21-   من نفّس عن مؤمن كربة من كرب الدنيا نفّس الله عنه كربة من كرب الآخرة، ومن يسّر على معسر يسّر الله في الدنيا والآخرة، ومن ستر الله مسلما ستر الله في الدنيا والآخرة، والله في عون العبد ماكان العبد في عون أخيه، ومن سلك طريقا يلتمس فيه علما سهّل الله له به طريقا إلى الجنة، وما اجتمع قوم في بيت من بيوت الله يتلون كتاب الله ويتدارسونه بينهم إلا نزلت عليهم السكينة وغشيتهم الرحمة وحفتهم الملائكة وذكرهم الله فيمن عنده، ومن أبطأ به عمله لم يُسرع به نسبه. رواه مسلم.
Barang siapa yang dapat menghilangkan kesusahan seorang mukmin di dunia, niscaya Allah akan menghilangkan kesusahannya kelak diakhiratnya; dan barang siapa yang memudahkan orang yang mendapatkan kesulitan, niscaya Allah akan memudahkan kesulitannya di dunia dan di hari kemudian; dan barang siapa yang merahasiakan keburukan  orang Islam, niscaya Allah akan menutup segala keburukannya di dunia dan di akhiratnya; Dan Allah akan selalu menolong hambanya, selama hambanya itu senantiasa memberikan bantuan kepada saudaranya; barang siapa menginjakkan kaki di jalan Allah untuk mencari ilmu, niscaya Allah akan memberikan kemudahan jalan menuju surga. Tidak seorangpun yang berkumpul dalam suatu majlis di berbagai rumah Allah dengan belajar dan mengkaji kitab Allah, kecuali di antara mereka itu akan memperoleh ketenangan, meraih rahmat, memperoleh perlindungan dari para malaikat dan bahkan Allah menyebutkan mereka dengan orang-orang yang berada di sekitarnya (para malaikat). Barang siapa yang menunda (menangguhkan) amalnya, maka ia tidak termasuk ke dalam kelompok itu. (HR Muslim)
22-   لا يؤمن أحدكم حتى يحب لأخيه ما يحب لنفسه. رواه مسلم
Tidak sempurna iman seseoarang sampai ia mencintai orang lain seperti ia mencintai dirinya sendiri. (HR. Muslim)
23-   ما نقصت صدقة من مال، وما زاد الله عبدا بعفو إلا عزا، وما تواضع أحد لله إلا رفعه. رواه  مسلم.
Tidak akan berkurang harta orang yang bersedekah. Allah tidak akan menambah apapun atas hamba yang pemaaf kecuali kemuliaan. Barangsiapa rendah hati karena allah, allah pasti mengangkat derajatnya. (HR, Muslim)
24-   لا تحقرنّ من المعروف شيئا ولو أن تلقي أخاك بوجه طليق. رواه مسلم.
Jangan meremehkan kebaikan sekecil apapun, semisal ketika kamu bertemu saudaramu, wajahmu berseri-seri. (HR Muslim)
25-   الرجل على دين خليله، فلينظر أحدكم من يخالل. رواه ابو داود والترمذى
Seseorang itu bergantung akhlak temannya, maka lihatlah dengan siapa ia berteman. (HR Abu Daud dan Turmudzi)
26-   من تشبه بقوم فهو منهم. رواه ابو داود.
Barangsiapa meniru suatu kaum, maka ia menjadi bagian darinya. (HR Abu Daud)
27-   إن الدين بدأ غريبا، ويرجع غريبا، فطوبى للغرباء الذين يصلحون ما أفسده الناس من سنتي. رواه الترمذى.
Pada awalnya agama itu asing, dan pada akhirnya akan menjadi asing, maka beruntunglah orang-orang yang asing yaitu mereka yang memperbaiki sunahku yang telah dirusak oleh manusia. (HR Turmudzi)
28-   من رغب عن سنتي فليس مني. رواه مسلم.
Barangsiapa tidak menyukai sunahku, bukan termasuk golonganku. (HR Muslim)
29-   من وقر صاحب بدعة فقد أعان على هدم الإسلام. رواه الطبرانى.
Barangsiapa menghormati ahli bid’ah sesungguhnya dia telah menolong untuk merobohkan islam. (HR Thabrani)
30-   لا حسد إلا في اثنين، رجل آتاه الله القرآن فهو يقوم به آناء الليل وآناء النهار، ورجل آتاه الله مالا فهو ينفقه آناء الليل وآناء النهار. رواه الشيخان.
Tidak diperbolehkan hasud (iri, dengki) kecuali dalam dua hal; pertama kepada seseorang yang diberikan al-Qur’an oleh Allah dan ia menjalankannya siang dan malam, kedua kepada seseorang yang diberi harta dan ia menginfakkannya siang dan malam. (HR Bukhori dan Muslim)
31-   السخي قريب من الله قريب من الجنة قريب من الناس وبعيد من النار، والبخيل بعيد من الله بعيد من الجنة وبعيد من الناس وقريب من النار، وجاهل سخي أحب إلى الله من عابد بخيل. رواه الترمذي.
Orang yang pemurah itu dekat dengan Allah, dekat dengan surga, dekat dengan manusia dan jauh dari neraka. Sedang orang yang pelit itu jauh dari Allah, jauh dari Surga, jauh dari manusia dan dekat dengan neraka. Orang bodoh tapi pemurah lebih Allah cinta daripada ahli ibadah yang pelit. (HR Turmudzi)
32-   لا تزال أمتي بخير ما أخذوا العلم عن أكابرهم. أخرجه أبو نعيم في الحلية.
Umatku akan selalu ada dalam kebaikan selagi mereka masih belajar ilmu dari orang-orang tua mereka. (HR Abu Na’im dalam kitab al-Hilyah)
33-   إن هذا العلم دين، فانظروا عمن تأخذون دينكم. رواه الإمام أحمد.
Sesungguhnya ilmu ini adalah agama. Maka lihatlah dari siapa kalian mengambil sumber agama kalian. (HR Imam Ahmad)
34-   إن أخوف ما أخاف عليكم بعدي كل منافق عليم اللسان. رواه الطبراني.
Sesungguhnya yang paling aku takutkan dari kalian setelahku adalah banyak orang munafik yang pandai bersilat lidah. (HR Thabrani)
35-   إن من خياركم أحسنكم أخلاقا. رواه الشيخان
Orang terbaik diantara kalian adalah yang paling baik akhlaknya. (HR Bukhori dan Muslim)
36-   اغتنم خمسا قبل خمس، حياتك قبل موتك، وصحتك قبل سقمك، وفراغك قبل شغلك، وشبابك قبل هرمك، وغناك قبل فقرك. رواه البيهقي.
Gunakanlah lima kesempatan sebelum datang lima lainnya; hidupmu sebelum matimu, sehatmu sebelum sakitmu, waktu luangmu sebelum waktu sibukmu, masa mudamu sebelum masa tuamu, kayamu sebelum miskinmu. (HR Baihaqi)
37-   ستة لعنتهم ولعنهم الله وكل نبي مجاب الدعوة، الزائد في كتاب الله، والمكذب بقدر الله، والمتسلط على أمتي بالجبروت ليذل من أعز الله ويعز من أذل الله، والمستحل حرمة الله، والتارك لسنتي. رواه الطبراني
Ada enam orang dilaknat, Allah dan setiap Nabi juga melaknat mereka yaitu orang yang memberikan tambahan dalam kitabullah (Al Qur’an), orang yang mendustakan (mengingkari) takdir Allah, orang yang memimpin dengan diktator untuk memuliakan orang yang telah dihinakan oleh Allah dan menghinakan orang yang telah Allah muliakan, orang yang menghalalkan apa apa yang diharamkan Allah, orang yang menghalalkan Ahli Baitku yang telah diharamkan oleh Allah, dan orang yang meninggalkan sunnahku.” (HR Thabrani)
38-   إن الله تعالى قال: من عادى أو آذى أو أذل أو أهان، فيه روايات لي وليا، وفي رواية: ولي المؤمنين؛ فقد آذنته (أى أعلمته) بالحرب، وفي رواية: فقد استحل محاربتي، وفي أخرى: فقد بارزني بالمحاربة. رواه البخاري
Allah swt berfirman: Barangsiapa memusuhi atau menyakiti atau menghinakan atau merendahkan, dalam riwayat lain; atasku dan kekasihku (Muhammad), dalam riwayat lain; atasku dan orang-orang mukmin, berarti dia telah menyakitiku; menantangku berperang. Dalam riwayat lain; maka aku berhak memeranginya. Dalam redaksi lain; jelas-jelas menantang perang. (HR Muslim)
39-   إن الله لا يجمع أمتي على ضلالة، ويد الله على الجماعة، ومن شذ شذ في النار. رواه الترمذى وغيره، وزاد ابن ماجه: فإذا وقع الإختلاف فعليك بالسواد الأعظم مع الحق وأهله.
Sesungguhnya Allah tidak akan mempersatukan umatku dalam kesesatan, pertolongan Allah itu bersama jama’ah, barangsiapa keluar dari jama’ah baginya neraka. (HR Turmudzi dan lainnya). Imam ibn Majah menambahkan: Jika terjadi perselisihan, maka pilihlah golongan mayoritas yang benar dan menjadi ahli dalam kebenaran itu.
40-   أوصيكم بتقوى الله عز وجل والسمع والطاعة وإن تأمر عليك عبد فإنه من يعش منكم فسيرى اختلافا كثيرا، فعليكم بسنتي وسنة الخلفاء الراشدين المهديين، عضوا عليها بالنواجذ، وإياكم ومحدثات الأمور، فإن كل بدعة ضلالة. رواه ابو داود والترمذي.
"Saya memberi wasiat kepadamu agar tetap bertaqwa kepada Alloh yang Maha Tinggi lagi Maha Mulia, tetap mendengar dan ta'at walaupun yang memerintahmu seorang hamba sahaya (budak). Sesungguhnya barangsiapa diantara kalian masih hidup niscaya bakal menyaksikan banyak perselisihan. karena itu berpegang teguhlah kepada sunnahku dan sunnah Khulafaur Rasyidin yang lurus (mendapat petunjuk) dan gigitlah dengan gigi geraham kalian. Dan jauhilah olehmu hal-hal baru karena sesungguhnya semua bid'ah itu sesat." (HR. Abu Daud dan At Tirmidzi)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MUAMALAH DAN MU'ASYARAH RASULULLAH